Banyak rekan guru yang mengatakan siswa sekarang kok berbeda sekali ya dengan kita waktu jadi siswa. Kita menghargai sekali semua guru. Mendengarkan nasehatnya dan guru menjadi pusat informasi yang ilmunya langsung ditransfer. Berbeda dengan siswa sekarang.

Saya yakin Anda pasti mengenal dengan generasi milenial. Yaitu generasi yang lahir antara tahun 90-an sampai 2000. Mereka mempunyai karakteristik yang berbeda. Dan ternyata perlu banyak senjata bagi seorang guru dalam mendidik dan berkomunikasi dengan mereka.

Salah satu tools nya dengan hypno Teaching. Ilmu turunan dari NLP ini membuka peluang bagi para guru mampu menghypnosis dengan menembus critical Thinking sehingga secara sadar (awakening/Ericsonia hypnosis) mereka menuju prestasi yang diinginkan atau pun terhindar dari masalah (moving towards atau moving away)

Apa saja caranya? Dalam sesi sharing hari Sabtu tanggal 4 November 2017, saya mengikuti training Hypno Teaching bersama coach ABI Sultan Ramdhani. Hypno Teaching Training ini membuka wawasan bahwa semua orang bisa dihypnosis dan tidak harus dengan kondisi tidur.

Ada cara praktis yg digunakan menjadi senjata ampuh bagi semua guru dalam mendidik siswanya yaitu dengan hypno teaching ini.

Tentu Anda pernah mendengar apa itu hypnosis? Dan apa itu hypnotis?
Hypnosis : ilmu untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menembus faktor kritis dari pikiran sadar diterima suatu sugesti tanpa penolakan. Sedangkan hypnotis adalah orang yang melakukan hypnosis.

Pernahkah Anda menonton street show hypnosis? Ada seorang mentalis menghypnosis seorang pejalan kaki lalu tertidur.   Itulah Fundamental hypnosis,  yaitu  direct hypnonis yakni dengan cara menginduksi langsung kalimat kalimat hypnosis dan dalam keadaan tidur.
Sedangkan Ericsonia /awaking hypnonis adalah indirect hypnosis yakni dengan tidak langsung dan client dalam keadaan sadar. Cara inilah guru mampu menghypnosis siswanya.

Anda tentu sudah mengerti bahwa komunikasi diserap di pikiran bawah sadar kita sebanyak 88%. Sehingga informasi yang didapat akan mengendap di alam bawah sadar bagaikan gunung es yang tidak terlihat di bawah air namun jauh lebih besar dari yang terlihat.

Sehingga yang masuk ke dalam pikiran bawah sadar siswa lebih mudah dicerna jika guru melakukan hypnosis. Dan guru melakukan hypnosis di kelas dalam Kegiatan Belajar Mengajar.

Syarat berhasil hypnosis :
1. Bersedia
2. FOCUS memahami
3. Berkomunikasi dg baik
4. Percaya diri

Komunikasi sadar di hypno awaking dengan menggunakan:
1. Information style easy to understand (pola kalimat yang mudah dimengerti).
2. Timing, waktu yang tepat
3. Multisensory technique, yakni dengan menggunakan berbagai sensor panca indera seperti merasakan,  melihat, mendengar  melalui bahasa. Dengan kata lain  sesuaikan dengan VAK. Visual,  Auditory,  Kinestetik.

Pikiran dan badan bisa mempengaruhi orang lain. Caranya dg Visual, Auditory, Kinestetik. Maka guru perlu menggunakan bahasa kalimat yang menstimulus semua tipe siswa.

Anda pun akan semakin menikmati proses memotivasi siswa. Demikian pula ada 2 tipe siswa dalam motivasi belajar.

Motivasi terhypnosis :
‌ 1. Moving towards : menuju suatu pencapaian, target, berani resiko
‌ cara komunikasi : meraih, prestasi. Siswa mau belajar karena ingin mengejar mimpi dan cita-cita
‌2.  Moving away : meninggalkan sesuatu, menjauhi masalah, cenderung hati hati, Siswa mau belajar karena takut tidak naik kelas dan nilai jelek.

Hal yang penting dilakukan sebelum proses hypno Teaching yaitu dengan Building Rapport :
Terbentuk rasa kepercayaan, Harmoni, kerja sama dalam suatu hubungan.
1. Bangun kesamaan
2. Matching and mirroring.  Matching dengan menyamakan gerakan teman bicara. Dan mirroring dengan bergerak bagaikan cermin

Hypno language pattern :
1. Mind reading : pola kalimat membaca pikiran menembus filter (sepertinya…, pada awalnya mungkin kalian…)
2. Cause and effect. Dihubung hubungkan. Sebab akibat. Bila kalian belajar.. Maka…
3. Question tag. Iya kan? Betul kan?
4. Comparative Deletion. Pembanding. Yang terbaik.
5. Pacing current experience. Keadaan yang benar benar terjadi tdk dapat ditolak dianggap benar.
6. Double binds. Pertanyaan yg dijawab apapun tetep dilaksanakan. Memakai kata atau. Kalian lebih suka mengerjakan tugas berdua atau berkelompok?
7. Conversational postulate. Pertanyaan yang tdk perlu dijawab ttg kemampuan. Apakah kamu bisa membayangkan betapa bahagianya ortu jika kamu belajar rajin?

SWITCH PATTERN : mengubah sudut pandang dengan bantuan tangan.
DIRECT SUGGESTION : sugesti langsung dg kalimat.
REFRAMING : mengarahkan sudut pandang yg berbeda agar muncul ide solusi dan kenyamanan. Reframing : meaning content, context
ANALOG MARKING : memakai kalimat analogi ditambah dengan gesture. kalimat negatif contohnya tangan ke bawah tidak diarahkan ke audience.
CHANGING BELIEF : mengubah tingkat kepercayaan terhadap sesuatu yang dianggap masalah menggantinya ke hal hal yang menyenangkan.

Saya yakin Anda pasti mampu melakukan hypno Teaching kepada siswa siswa Anda.

Untuk lebih mudah melakukannya, Kuncinya dengan banyak praktik. Ketika  Anda memutuskan mengikuti training Hypno Teaching,  hidup Anda akan lebih menyenangkan di sekolah.

Salam,  Insan Kamil.