Komunikasi Efektif untuk Siswa Unik 

Tidak semua pembelajaran yang dilaksanakan lancar sesuai yang kita inginkan, kadangkala kita menemui tantangan dari siswa yang kita hadapi tidak sesuai yang kita harapkan. Situasi ini dapat kita fahami jika ada siswa yang berperilaku kasar atau tidak sesuai karakter insan kamil terjadi dikarenakan dari latar belakang keluarga yang tidak sesuai insan kamil juga.

Siswa yang berperilaku menyimpang dari karakter insane kamil bisa jadi mempunyai orangtua yang berperilaku sama atau dia berinteraksi di lingkungan yang berperilaku sama
Saya lebih suka menggunakan kata ‘unik’ daripada kata ‘nakal’. Dalam dunia pendidikan tidak ada anak nakal tetapi yang ada:
• Anak yang kurang kasih sayang orang tua. Ia berperilaku negarif di kelas karena kurang perhatian dan ia akan semakin senang ketika gurunya marah di kelas karena ulahnya.
• Anak yang terkena bully dari teman-temannya dan orang sekitarnya. Biasanya anak yang tumbuh dari lingkungan selalu membully dan mengolok-oloknya dirinya akan tumbuh sebagai anak ‘trouble maker’ atau sebaliknya anak yang pemurung.
• Anak yang mempunyai permasalahan di dalam perkawinan orang tuanya. Sebagian besar anak yang orang tuanya bermasalah dalam perkawinan mereka, bisa jadi ia menarik diri dari pergaulan, bolos atau bermasalah dengan teman-temannya. Sikap dan perilakunya itu ia tunjukkan sebagai cara ekspresi kegalauan hatinya.

Siswa yang berperilaku tidak sesuai atau istilah ‘nakal’ ini, seringkali mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar di kelas dan terkadang pula membawa pengaruh yang kurang baik kepada teman-temannya. Hal ini menjadi perhatian guru agar perilaku ini tidak berlarut-larut, semakin dini diketahui semakin mudah diperbaiki. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir perilaku kurang terpuji dan merubahnya dengan karakter insan kamil.

Bangun komunikasi efektif dengan siswa tersebut
 Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka.
Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih percaya lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.
 Ajukan pertanyaan tentang minat mereka.
Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.
 Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka.
Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.
 Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa.
Salah satu cara terbaik untuk meraih kepercayaan dari siswa dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Cobalah cari sisi yang positif dari siswa tersebut. Mereka akan merasa dihargai dengan memberi mereka apresiasi tentang hal positif pada diri mereka.
 Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakana.
Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Perhatian Anda menjadikan siswa merasa mudah terbuka dan mudah pula dibimbing.
 Beri mereka kontak mata yang kuat.
Kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa Anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap Anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan Anda untuk membantu mengatasi permasalahan mereka. Sehingga mereka secara alami akan lebih memperhatikan Anda katakan.
 Beri mereka motivasi.
Jika mereka mendengar motivasi dari seorang guru yang dianggap lebih berpengalaman, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari Anda. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan Anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara. Berilah motivasi dengan memberi contoh dari manfaat karakter insan kamil. Sehingga timbul keinginan untuk memperbaiki diri dan keluar dari masalah.
 Tampil hadapi mereka dengan energi yang sedikit lebih tinggi dibanding siswa.
Sebagai guru, Anda harus bersemangat di hadapan siswa sehingga mereka akan merasakan energy yang Anda keluarkan. Jadikanlah Anda secara konsisten menunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh Anda bahwa Anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga Anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan mereka tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.
 Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka .
Nama memiliki ikatan emosional ketika disebut seseorang. Buatlah Anda mengenal nama-nama mereka dan memanggilnya dengan kalimat yang menyenangkan telinga. Contohnya, ketika Anda memanggil seorang siswa SMA dengan sebutan ‘Kakak’, kalau pun Anda lupa dengan namanya cukup memanggil ‘Kak’ sudah merupakan kebanggaan dianggap dewasa. Kalau Anda lupa namanya, hal ini dapat terbantu dengan cara Anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sambil Anda mengingat keunikannya. Biasanya guru lebih mudah mengingat siswa yang pandai, aktif, berperilaku bolos dan ‘nakal’. Ketika Anda menyebutkan nama mereka dengan tepat membuat Anda yang paling berkesan bagi mereka.

Demikian cara unik menghadapi siswa unik. Semoga bermanfaat.